Sebanyak 72 Rimbawan Muda Dunia Berkumpul di IPB University, Dorong Aksi Net Zero Emisi

Sebanyak 72 Rimbawan Muda Dunia Berkumpul di IPB University, Dorong Aksi Net Zero Emisi

Sebanyak 72 Rimbawan Muda Dunia Berkumpul di IPB University, Dorong Aksi Net Zero Emisi

Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan internasional mahasiswa kehutanan melalui International Forestry Students’ Association (IFSA). Tahun ini, sebanyak 72 peserta dari 20 negara hadir dalam International Forestry Students Symposium (IFSS) 2025 yang dibuka di Auditorium CCR, Kampus IPB Dramaga, Sabtu (16/8). 

Mengusung tema “Green Heroes: Achieving Net Zero Emission for Sustainable Forestry”, kegiatan yang berlangsung selama 16–30 Agustus di tiga kota ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa kehutanan dunia untuk memperdalam pengetahuan, bertukar gagasan, membangun jejaring internasional, sekaligus meneguhkan komitmen bersama menuju pengelolaan hutan berkelanjutan dan target net zero emission.

Wakil Presiden IFSA, Bora Karata menyampaikan kekagumannya terhadap kekayaan hutan Indonesia yang dinilai memiliki ekoton (zona transisi antara dua ekosistem) beragam serta posisi geografis yang istimewa di kawasan Asia bagian selatan.

“Saya ingin sekali melihat bagaimana perkembangan kehutanan di Indonesia. Negara ini memiliki kawasan hutan yang sangat luas serta ekoton yang beragam. Karena itu, saya ingin melihat langsung bagaimana pengelolaan kehutanan dijalankan, bagaimana kondisinya, dan mungkin kami bisa berkontribusi sekaligus membawa sistem tertentu ke negara kami masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun dirinya menjabat sebagai Wakil Presiden IFSA, ia tetap hadir dengan semangat sebagai mahasiswa yang ingin belajar dan merasakan pengalaman baru. “Kami ingin merasakan suasana yang berbeda, budaya yang berbeda, serta melihat keharmonisan, bagaimana segala sesuatunya berjalan di sini,” katanya.

Wakil Rektor IPB University bidang Konektivitas Global, Kerjasama dan Alumni, Prof Iskandar Z Siregar menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah.

“Alhamdulillah, Indonesia kembali dipercaya mendatangkan para mahasiswa dan rimbawan muda dari seluruh dunia. Negara kita dengan kekayaan biodiversitas tropika adalah tempat yang tepat bagi mereka untuk berinteraksi, tidak hanya dengan hutan tropis, tetapi juga sesama mahasiswanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, peserta  tidak hanya datang untuk belajar, tetapi juga membawa pulang memori indah, impresi yang sangat bagus tentang Indonesia. 

“Kita optimistis bahwa Indonesia akan menjadi salah satu negara penting di dunia dalam mengatasi berbagai isu global, seperti kehilangan biodiversitas, perubahan iklim, hingga pengembangan green jobs dan green skills,” tambahnya.

Senada dengan itu, Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan) IPB University, Prof Naresworo Nugroho menilai kehadiran mahasiswa dari berbagai belahan dunia ini merupakan bukti nyata solidaritas generasi muda dalam menjaga kelestarian hutan.

“Ini luar biasa besar. Dengan dukungan pemerintah, swasta, maupun perguruan tinggi, mahasiswa kehutanan dunia bisa menyatukan visi dan misinya untuk menyelamatkan serta mempertahankan hutan agar tetap lestari,” ungkapnya.

Sementara itu, Guru Besar Fahutan IPB University, Prof Dodik Ridho Nurrochmat, menekankan pentingnya memperluas kolaborasi antarmahasiswa lintas negara, tidak hanya berhenti pada forum tahunan.

“Ke depan kita harapkan IFSA semakin berkembang. Selain general assembly dan simposium, perlu ada aktivitas lain seperti exchange student atau program magang bersama. Jadi, interaksi mahasiswa lintas negara bisa lebih intens dan berkelanjutan,” jelasnya.

Untuk itu, lanjutnya, melalui forum ini Indonesia tidak hanya menunjukkan kepemimpinan dalam bidang kehutanan, tetapi juga memperkuat peran generasi muda dalam merawat hutan tropis dunia.

“Kami berharap ke depan akan lebih banyak mahasiswa dari berbagai negara datang ke Indonesia, bukan hanya untuk beberapa hari mengikuti kegiatan, tetapi juga studi lebih lama di IPB University. Kami sangat terbuka, whether full study, exchange, atau dual degree. Ini kesempatan memperkuat jejaring akademik dan meningkatkan kualitas rimbawan muda dunia,” pungkasnya. (AS)

Sumber : https://www.ipb.ac.id/news/index/2025/08/sebanyak-72-rimbawan-muda-dunia-berkumpul-di-ipb-university-dorong-aksi-net-zero-emisi/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *