Program


Dalam upaya mewujudkan pengelolaan kebun kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat, Team HCV Fakultas Kehutanan IPB memiliki program yang meliputi :

1. Program HCV Assessment (Identifikasi HCV, Penyusunan Rencana Pengelolaan dan Pemantauan HCV)

Team HCV Fakultas Kehutanan IPB terbuka untuk bekerjasama dengan parapihak yang akan melakukan Identifikasi HCV, serta Penyusunan Rencana Pengelolaan dan Rencana Pemantauan HCV. Prinsip yang dipersyaratkan dalam kerjasama adalah kepatuhan terhadap peraturan perundang-perundangan Internasional dan Republik Indonesia, serta prinsip-prinsip RSPO yang terkait dengan pengelolaan HCV. Mekanisme penyusunan dokumen HCV dilakukan oleh Tenaga Ahli Team HCV Fahutan IPB (specialist experts), menggunakan metodologi ilmiah, diskusi dengan Internal Management , Konsultasi Public, serta direview oleh Reviewer. 

Program ini telah berjalan atas kerjasama dengan pihak swasta (PT. Agro Harapan Lestari, PT. Inti Indosawit Subur, PT. Socfin Indonesia, APRIL Group), serta pihak lain yang sedang dalam proses negosiasi.    

2. Program Pendampingan (Asisstance) yang meliputi :  Baseline Appraisal (gap analysist), penyuluhan, pelatihan, dan demosite implementasi Rencana Pengelolaan dan Pemantauan HCV
Dalam upaya mempercepat pencapaian sertifikasi RSPO, Team HCV Fakultas Kehutanan IPB juga memiliki Program Pendampingan bagi pihak-pihak Unit Manajemen yang memerlukan.  Hal ini dilakukan agar hasil-hasil kajian HCV cepat diimplementasikan di lapangan, serta meningkatkan kapasitas kelembagaan Unit Manajemen dalam pengelolaan HCV dan pengelolaan kebun sawit berkelanjutan.

3.  Program Social Impact Assessment (SIA)
Program SIA dilakukan berdasarkan Prinsip 2, Prinsip 6 dan Prinsip 7 RSPO, serta didasarkan atas peraturan perundangan Republik Indonesia, dan kondisi masyarakat sekitar.  Identifikasi dan penjaringan opini, persepsi, peluang dan tantangan, serta potensi yang perlu dikembangkan dalam upaya meningkatkan kehidupan  masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan hubungan dan kehidupan harmonis diantara Unit Manajement dan masyarakat sekitar.

Kajian SIA telah dilakukan oleh Team HCV Falkultas Kehutanan IPB pada areal kebun PT.Agro Indomas, PT. Agro Bukit dan PT. Rim Capitaln (Provinsi Kalimantan Tengah), dan saat ini sedang dalam proses Review Dokumen. 

4.  Pelatihan
Sebagai lembaga pendidikan, Fakultas Kehutanan IPB merasa mampu melakukan pelatihan-pelatihan  dalam upaya mempercepat implementasi pengelolaan HCV di lapangan.  Beberapa kegiatan pelatihan telah dilakukan terkait dengan penuingkatan pengetahuan dan ketrampilan rehabilitasi, pelatihan pengelolaan dan pemantauan biodiversity, serta pelatihan pendidikan lingkungan.  Disamping itu lingkup Program Pelatihan, juga termasuk penyusunan Management Plan, SOP (Standard Operating Prosedure), Technical Guidance, etc pada unit manajemen kebun kelapa sawit.

5.  Program Pengembangan Penelitian

Terkait dengan permasalahan dan penguatan pengelolaan HCV pada areal perkebunan kelapa sawit, perlu didukung data informasi akurat dalam pengambilan keputusan.  Oleh karena program penelitian perlu dilakukan, baik aspek biodiversity, sosial ekonomi dan hudaya masyarakat, serta jasa lingkungan.  Penelitian biodiversity dan sosial ekonomi masyarakat telah sering dilakukan baik pada kawasan hutan, dan areal perkebunan, yang bekerjasama dengan pihak Unit Manajemen (swasta), dan pemerintah. Disamping itu penguatan data informasi juga ditempuh melalui penguatan networking dibidang HCV, Biodiversity dan Sosial Asses